gallery/2010-2011
gallery/banner undangan anugerah puisi csh 2018

 

ANUGERAH PUISI CSH 2018


1. Anugerah Puisi CSH 2018 terbuka untuk seluruh penyair berkewarganegaraan Indonesia.

 

2. Anugerah Puisi CSH 2018 hanya berlaku untuk buku puisi yang ditulis dalam bahasa Indonesia, bukan buku puisi antologi bersama dan bukan buku puisi terjemahan.

 

3. Buku puisi yang dinilai terbit antara 1 Januari 2012 s.d. 31 Desember 2017.

 

4. Buku puisi [cukup dikirim 1 eksemplar] diterima paling lambat 31 Januari 2018. Buku dikirim melalui pos ke: ANUGERAH PUISI CSH 2018, Jl. Raya Cibabat No. 357, Cimahi 40522, Jawa Barat.

 

5. Juri hanya akan menilai buku puisi yang dikirimkan melalui pos oleh penyairnya sendiri yang disertai surat pengantar penyair yang bersangkutan yang menyatakan bahwa bukunya dikirim untuk diikutkan dalam ANUGERAH PUISI CSH 2018.

 

6. Di dalam surat pengantar keikutsertaan penilaian buku puisi ANUGERAH PUISI CSH 2018 mohon disertakan alamat surat elektronik [email] dan nomor HP yang dapat dihubungi.

 

7. Buku puisi pemenang ANUGERAH PUISI CSH 2018 akan diumumkan pada bulan Mei 2018 melalui website www.cecephari.com dan media sosial.

 

8. Juri akan memilih satu orang pemenang.

 

9. Pemenang ANUGERAH PUISI CSH 2018 akan menerima hadiah uang tunai Rp 10.000.000. [Sepuluh Juta Rupiah].

 

10. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat.

 

11. Bertindak sebagai juri tunggal ANUGERAH PUISI CSH 2018 adalah penyair Cecep Hari.

 

Buku Puisi Memento karya Arif Bagus Prasetyo. Pemenang Anugerah Puisi CSH 2009.

Buku Puisi Hikayat Pemanen Kentang karya Mugya Syahreza Santosa. Pemenang Anugerah Puisi CSH 2010-2011.

10 BESAR ANUGERAH PUISI CSH 2018

(Disusun berdasarkan abjad)

 

1.    CATATAN SI PEMABUK, Wendoko (Genta Books, 2014/2017).
2.    DAN KOTA-KOTA PUN, Irawan Sandhya (Kosa Kata Kita, 2016).
3.    DI ATAS TIRAI-TIRAI BERLOMPATAN, Narudin (Mahara Publishing, 2017).
4.    HARUM HARAMAIN, Ummi Rissa (TareSI Publisher, 2016).
5.    KISAH POHON, PANTAI DAN BAGIAN-BAGIANNYA,  Tjahjono Widijanto (Satu Kata @rt Publisher, 2017).
6.    KOTA, KITA, MALAM, Isbedy Stiawan ZS (Basabasi, 2016).  
7.    MATAPANGARA, Raedu Basha (Gending Pustaka, 2014).
8.   PERCAKAPAN TAN DAN RIWAYAT KHULDI PARA PEMUJA SAJAK, Tjahjono Widarmanto (Satu Kata @rt Publisher, 2016).
9.    PERJALANAN SERATUS TAHUN, Alfian Fawzi (Sastra Welang Pustaka/Pustaka Senja, 2016).
10.  SAJAK-SAJAK SUNYI, Budhi Setyawan (Forum Sastra Bekasi, 2017). 

Dari sepuluh besar buku puisi seperti disebutkan di atas, akan dipilih satu buku puisi sebagai pemenang ANUGERAH PUISI CSH 2018. Pemenang akan diumumkan melalui laman website ini dan channel telegram https://t.me/cecephari pada tanggal 31 Mei 2018.

 

gallery/2009

Anugerah Puisi CSH (CSH Poetry Award) adalah penghargaan yang diberikan penyair Cecep Syamsul Hari kepada buku-buku puisi terpilih karya para penyair Indonesia yang diterbitkan pada kurun waktu tertentu. Penghargaan ini bersifat pribadi. Penilaian dilakukan terhadap buku-buku yang diikutsertakan dalam proses penyeleksian, baik yang dikirimkan oleh penyairnya sendiri ataupun oleh penerbit. Proses pembacaan, penilaian, pemilihan, dan penentuan pemenang Anugerah Puisi CSH dilakukan oleh juri tunggal. Bertindak sebagai juri tunggal Anugerah Puisi CSH 2009 dan 2010-2011 adalah Cecep Syamsul Hari. 

Update 25 Mei, 2018

Selamat kepada Narudin, penulis buku kumpulan puisi DI ATAS TIRAI-TIRAI BERLOMPATAN (Mahara Publishing, 2017), yang terpilih sebagai pemenang Anugerah Puisi CSH 2018 dan berhak memperoleh hadiah Rp 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah). 

 

Penyelenggara Anugerah Puisi CSH 2018 mengucapkan banyak terimakasih kepada para penyair Indonesia yang telah ikut serta dalam kegiatan ini, dan kepada masyarakat sastra Indonesia pada umumnya yang telah memberikan perhatian yang antusias. 

 

Secara khusus, Penyelenggara Anugerah Puisi CSH 2018 menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tulus kepada Bapak Mangasi Sihombing atas gracious support yang diberikan untuk kegiatan Anugerah Puisi CSH 2018 ini.

 

Cimahi, 30 Mei 2018
Cecep Hari

 

gallery/tirai-tirai berlompatan

Update 30 Mei, 2018